Kaktus Mati? Coba Cari Tau Penyebab dan Solusinya

Pernah gak sih kesel gara-gara lihat koleksi tanaman kaktus kamu kelihatan ga sehat? atau bahkan busuk terus mati? mau dirawat tapi ga tau caranya?

Hmmm yaudah biarin mati aja deh..!

eh jangan gitu dong sobat cactia.

Tenang kita bakal coba ulas tips-tipsnya nih, siapa tahu bisa bikin kaktus kamu sehat lagi.

Udah ga sabar pengan tau kenapa? yuk simak artikel ini..!

1. Busuk akar atau batang

Nah ini nih penyakit yang sering banget dikeluhkan sama cacti lover, teruma pemula.

“kak kok kaktusku busuk ya? padahal udah bla bla bla” ya itu pertanyaan yang sering banget mimin dapet dari customer tercinta.

Contoh busuk batang (btw gambar itu masuknya Euphorbia ya bukan kaktus, tp intinya sama kok hehe)

Sebenernya apa sih penyebab busuk tuh?

Dari pengalaman kita, ada beberapa faktor yang membuat kaktus mudah busuk kak, diantaranya :

Media tanam yang kurang cocok

Lah kak, emang media yang bagus gimana? bukannya sama aja ya kayak media tanam lainnya?“.

Gini kak, kaktus kan pada dasarnya tanaman yang tidak terlalu membutuhkan banyak air.

Kaktus sendiri bisa menyimpan cadangan air ditubuhnya yang gendut dan lucu itu,

jadi media yang baik sebenernya media yang ga terlalu lama menahan air atau kata lainnya bersifat porous.

Terus apa sih bahan yang baik untuk media menanam kaktus yang bersifat porous itu? kalo mimin nih biasanya pake campuran bahan ini kak :

Pasir malang + sekam bakar + sedikit cocopeat, itu untuk versi yang paling terjangkau dan bahan mudah didapetin.

Tapi kalau mau lebih bagus lagi kamu bisa pakai bahan tambahan ini kak : Pumice, Perlite, atau bisa juga akadama (tapi mahal lumayan).

Bahan-bahan tadi sudah terkenal bagus untuk media tanam tanaman sejenis kaktus.

Buat lebih jelasnya tentang cara meracik media tanam dan gimana cara dapetin bahannya bakal mimin post ditulisan selanjutnya ya, sekarang nyelesein ini dulu..hehe

Oiya, setiap petani atau penghobi kaktus punya racikan yang berbeda-beda ya kak, tergantung dari pengalaman masing-masing.

So ga usah bingung apalagi galau dan bimbang duh~~.

Itu bukan aturan baku kok, tinggal pilih aja yang paling mudah didapetin dan terus mencoba biar tahu gimana perkembangan kaktusmu.

Penyiraman

Nah, penyebab selanjutnya ini terkait dengan cara kita merawat kaktus itu.

Biasanya kita tuh apalagi yang suka tananaman bunga-bungaan rasanya gatel kalo ga nyiram tanaman seriap hari, berasa kasian gitu sama tanemannya.

Padahal, kaktus ga suka basah terus medianya, jadi baiknya si jangan siram terlalu sering kak.

Pengalaman mimin si intensitas penyiraman beda-beda setiap daerah kak.

Karena ada yang daerah panas banget otomatis media lebih cepat kering.

Atau sebaliknya, daerahnya sering mendung kaya di daerah pegunungan mungkin, otomatis media tanamnya lebih pelan mengeringnya.

Berhubung mimin tinggal didaerah yang cukup Hot dan intensitas sinar matahari full dari pagi-sore (kalo ga mendung),
mimin biasa siram seminggu dua kali pada pagi hari biar langsung terkena sinar matahari dan agak tiris karena panas sinar.

Tapi kalau lagi musim ujan kaya sekarang ya mimin kurangi intensitas penyiramannya.

Kurang Intensitas cahaya matahari

Ini juga kadang jadi masalah buat pemula kaya mimin pas pertama pelihara kaktus haha.

Emang ya, pengalaman adalah guru terbaik.

Mimin juga pernah jadi Nubie, bahkan hingga saat inipun masih nubie sih :(. Lanjuut

Karena bentuknya yang lucu dan imut, banyak juga yang jadiin kaktus jadi temen di dalam ruangan bahkan di meja kerja buat nemenin biar semangat kerjanya.

Tapi jadi sering lupa buat ngejemur kaktusnya, padahal walaupun kaktus pertumbuhannya sangat lambat dari bawaannya, kaktus tetap membutuhkan cahaya matahari buat fotosintesis dan memelihara warnanya.

Saran mimin sih, jemur kaktus sesering mungkin atau minimal 2-3 kali seminggu.

Bagusnya jemurnya pas lagi sayang-sayangnya pagi hari sampai sebelum terik siang yang menyengat.

Terlalu lama dijemur pas terik siang, bisa menyebkan beberapa jenis kaktus ga kaut dan jadi kayak kebakar atau istilahnya Sunburn.

Sunburn ini bakal dijelasin lebih detail nanti dibawah.

Serangan bakteri atau virus

Untuk masalah yang satu ini, memang agak-agak susah dideteksi.

Terkadang kita sudah benar cara merawatnya, tapi masih aja mati kaktus kita.

Kalau terjadi demikian, kemungkinan kaktus kita terserang bakteri atau virus.

Cirinya, biasanya batang menguning tetapi tidak busuk atau basah (untuk kaktus grafting dengan batang buah naga) lebih jelas terlihat cirinya daripada kaktus “ownroot”.

Kalau udah gini, yaudah iklasin aja kak..haha.

Yang bisa kita lakukan adalah pencegahan untuk kaktus-kaktus kita yang lain.

Kita bisa menggunakan obat-obatan kimia dari toko pertanian walau sebenernya mimin sangat-sangat menghindarinya karena alasan kesehatan dan lingkungan.

Tapi kalau kamu mau coba boleh aja kok, coba pakai obat ini : Furadan 3GR, ini banyak tersedia di toko pertanian, ini adalah obat berbentuk butiran kecil berwarna ungu yang cara penggunaannya ditaburkan atau dipendam pada media tanam dan penyerapannya melalui akar.

Ada juga curacron yang cara pengaplikasiannya di semprotkan ke bagian-bagian tanaman.

Banyak jenis obat-obatan tanaman lain yang beragam fungsinya, silakan googling sendiri dulu ya kak karena mimin jarang makenya.. hehe maap..

Terus mimin pake apa dong? yang biasa mimin lakukan adalah sebisa mungkin menggunakan media tanam yang masih steril dan belum pernah dipakai.

Mimin hanya menaburkan Furadan 3GR dan pupuk osmocote Dekastar ke dalam media tanamnya.

Terus gimana dong kak kalau udah terlajur busuk? apa masih bisa diselametin?

Jawabannya bisa! eh, bisa iya bisa tidak maksudnya :d tergantung tingkat kebusukannya.

Ini contoh kaktus busuk batang yang (mudah-mudahan) masih bisa diselamatkan.

Jenis kaktus koboy sebenarnya termasuk jenis kaktus taman yang bisa tumbuh besar dan harusnya lumayan tahan busuk.

Tetapi karena beberapa faktor seperti yang dijelakan diatas, kaktus koboy ternyata bisa busuk juga.

Gimana cara pertolongan pertamanya?

Yang bisa dilakukan adalah dengan metode amputasi atau dipotong bagian yang busuknya.

Ketika kaktus terlihat menghitam batangnya coba segera cabut dari media untuk cek akarnya, kalau sudah busuk akar biasanya ikut merambat ke batang.

Tetapi terkadang tidak semua bagian batang sudah ikut membusuk, nah bagian yang masih segar dan hijau itulah yang bisa kita harapkan untuk diselamatkan.

Segera potong saja bagian yang busuk tersebut samapai hanya tersisa bagian yang masih hijau saja.

Pastikan bagian kehitaman dari bagian yang busuk terpotong habis karena bisa merambat.

Setelah dipotong, biarkan saja bagian tersebut selama kurang lebih tiga hari atau lebih di tempat yang teduh agar bagian luka mengering.

Setelah luka potongan terlihat kering, barulah tanam pada media tanam baru yang steril dan dalam keadaan kering.

Mulai siram setelah 3 hari penanaman dan jangan terkena sinar matahari langsung terlebih dahulu.

Setelah kurang lebih satu minggu, baru tanaman bisa dijemur perlahan pada waktu pagi hari dan disiram seminggu satu sampai dua kali.

Wah, ga kerasa ya udah panjang lebar baru dapet satu point. haha.

Point selanjutnya mimin bahas di next post ga papa ya? udah capek ngetiknya ini..hehehe.

Total kurang lebih masih ada 9 point lagi kak, kebayang kan capeknya hikss

See you on the next post yaaa..

2. Jamur

cara merawat kaktus
contoh kaktus yang terkana serangan jamur..hiii geli yaa

Nantikan pembahasan point kedua dan seterusnya di artikel selanjutnya yes..!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *